MaDig_spenzA


Kompos saat ini sudah menjadi kata yang sering kita dengar terutama di bidang tanam menanam. Nah berikut sedikit alasan sebelum kita membuat kompos.
Peningkatan produksi pertanian, tidak terlepas dari penggunaan bahan kimia, seperti pupuk buatan/anorganik dan pestisida. Penggunaan pupuk buatan/kimia dan pestisida saat ini oleh petani kadang kala sudah berlebihan melebihi takaran dan dosis yang dianjurkan, sehingga menggangu keseimbangan ekosistem, disamping itu tanah cendrung menjadi tandus, organisme-organisme pengurai seperti zat-zat renik, cacing-cacing tanah menjadi habis, demikian juga binatang seperti ular pemangsa tikus, populasi menurun drastis.
Pemakian pupuk pada waktu yang bersamaan (awal musim hujan) oleh petani, mengakibatkan sering terjadi kelangkaan pupuk di pasaran, walaupun ada harganya sangat tinggi, sehingga sebagian petani tidak sanggup membeli, akibatnya tanaman tidak dipupuk, produksi tidak optimal. Perlu ada trobosan untuk mengatasi hal tersebut, salah satu diantaranya adalah pembuatan pupuk organik (kompos).
Bahan Pembuatan Pupuk Organik/Kompos
Memanfatkan limbah pertanian, seperti jerami, daun-daunan, rumput, kulit kopi, serbuk gergaji, bahan tersebut mudah didapat dan tersedia dilahan pertanian.
Kelebihan Pupuk Organik/Kompos
Kelebihan pupuk organik dari pupuk anorganik cukup banyak diantaranya : Bahan mudah diperoleh (murah) ,pembuatan sangat mudah, pupuk organik adalah pupuk lengkap, pupuk organik berfungsi juga memperbaiki kesuburan tanah, dapat tersimpan dalam tanah dengan waktu yang lama, sedangkan pupuk anorganik bahkan cendrung sebaliknya.
Teknik Pembuatan Pupuk Organik/Kompos
1. Bahan
Hijauan/daun-daunan, rumput atau jerami 1 ton, pupuk kandang 200-300 kg, sekam padi 100-200 kg, dedak/bekatul 50-100 kg, stater/bahan pengurai 0,2-0,5 liter, tetes tebu/gula 1-2 kg dan air 300 – 500 liter (secukupnya)
2. Persiapan tempat
Sebaiknya dibuatkan lobang dengan ukuran 2 x 2,5 dengan kedalaman 40-60 cm, usahakan tempatnya tidak terbuka atau kena sinar matahari langsung, seperti di bawah pohon sebaiknya dibuatkan naungan/gubuk untuk mengindari sinar matahari langsung dan hujan.
3. Cara Pebuatan
Supaya proses pengomposan lebih cepat hijaun/daun-daunan, jerami dipotong-potong kurang lebih 5-10 cm. tetes tebu/gula dan stater pengurai dilarutkan dengan air dalam ember/bak plastik diaduk sampai merata, potongan-potongan hijauan/jerami dicampur dengan pupuk kandang, dedak, sekam, serbuk gergaji dan limbah pertanian lainnya secara merata, siramkan larutan secara perlahan-lahan kedalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 50%, bila adonan dikepal dengan tangan air tidak keluar dari adonan, bila kepalan dibuka maka adonan akan megar, sewaktu pengadukan dan penyiraman langsung dimasukan kedalam lobang yang sudah disiapkan.
Usahakan tumpukan bahan yang sudah diaduk tingginya tidak melebihi 60 cm dari permukaan tanah, tutup dengan terpal/plastik agar tidak terjadi penguapan, bisa juga ditutup dengan lumpur seluruh permukaan, tancapkan bilah bambu sekitar 10-15 cm agar udara luar masuk, sehingga proses pengomposan/fermentasi berjalan lebih cepat
4. Pemeriksaan/Pengamatan
Setelah 2-3 hari tumpukan diperiksa, dengan cara membuat lubang, kemudian dimasukan tangan, apabila didalam tumpukan dirasa suhunya cukup tinggi maka dapat dipastikan proses pengomposan sedang terjadi, kalau didalam tumpukan sehunya rendah, berarti tidak terjadi proses pengomposan, untuk itu perlu diulangi penyiraman dengan larutan tetes tebu/gula dan stater/pengurai, 2 atau 3 hari sekali tumpukan disiram, sesuai dengan keadaan/kelembaban, untuk tumpukan yang memakai tutup terpal/plastik, setelah 6-7 hari perlu dilakukan pengadukan dan disiram seperlunya agar terjadi sirkulasi udara, dengan demikian diharapkan mikroba akan berkembang dan proses pengomposan lebih cepat, setelah 20-30 hari dilakukan pemeriksaan kembali dengan cara memasukan tangan kedalam tumpukan, apabilia temperatur didalam tumpukan suhunya menjadi turun, maka pengomposan sudah jadi dan siap panen.
Apabila tercium bau yang kurang enak dari dalam tumpukan menandakan proses pengomposan tidak sempurna dan perlu diulangi kembali. Cara memeriksa lain yaitu dengan menusuk-nusuk tumpukan dengan kayu/bambu, apabila tusukan lancar/tidak menyakut, maka pengomposan berhasil dan siap dipakai.
Selamat Mencoba!
MaDig_spenzA


Bungur & Mahoni

   Dikenal mampu menyerap polutan seperti timbal.  Maka kedua pohon ini sebaiknya ditanam untuk penghijauan di kota-kota besar, dekat jalan protokol yang padat lalu lintasnya. Bukan rahasia lagi kalau kendaraan bermotor menjadi penyumbang timbal terbesar di udara Sebaliknya, pohon seperti akasia sebaiknya jangan dijadikan pohon jalur hijau. Mengapa? karena akasia menjadi salah satu pencetus asma. Begitu juga pohon palem yang indah bentuknya, tak begitu besar manfaatnya. 



Lumut

    Lumut yang menempel di batang pohon mampu mendeteksi tingkat polusi udara suatu daerah. Semakin banyak lumut menempel di sebuah pohon berarti semakin baik kualitas udara di tempat itu.



Tanaman Sirih Belanda

   Tanaman perdu yang bisa tumbuh dimana saja, termasuk di dalam pot di halaman rumah ini mampu menyerap formaldehida dan benzena. Hasilnya rumah pun lebih segar dan lega untuk bernafas.


Kembang Sepatu

   Mampu menyerap nitrogen sehingga membuat paru-paru kita jadi lega. Namun jangan sekali-sekali menanam bunga kembang sepatu di dekat ruang Radiografi. Tanaman ini berfungsi meneruskan radiasi sehingga berbahaya bagi orang di sekitar tempat radiografi tersebut.


Sansevieria
 
   Kalau kembang sepatu berfungsi melanjutkan radiasi, tidak demikian dengan tanaman sansevieria ini. Sansevieria mampu menyerap 107 jenis racun, termasuk polusi udara, asap rokok (nikotin), hingga radisi nuklir, sehingga cocok dijadikan penyegar. Oya, kaktus juga bisa menghambat radiasi.



Pohon Trembesi

   Mampu menyerap karbondioksida dalam jumlah yang besar, sehingga sangat disarankan untuk ditanam sebagai pohon penghijauan. Namun trembesi membutuhkan lahan yang cukup luas.
MaDig_spenzA
Bidang Akademik:
Ø  Tingkat Provinsi                                :

Event
Juara
Atas Nama
Kelas
Olimpiade Mapel Fisika RSBI Tingkat Jawa Tengah
I
Ima Ningtiyas
9a
Olimpiade Mapel Fisika RSBI Tingkat Jawa Tengah
I
Ima Ningtiyas
9a
Olimpiade Mapel Matematika RSBI Tingkat Jawa Tengah
I
Yeremia
9a

Ø  Tingkat Nasional                               :
Event
Juara
Atas Nama
Kelas
Olimpiade Mapel Matematika RSBI Tingkat Nasional
II
Ima Ningtiyas
9a
Olimpiade Mapel Matematika RSBI Tingkat Nasional
II
Yeremia
9a


Ø  Tingkat International      :
Event
Juara
Atas Nama
Kelas
Olimpiade Mapel Matematika RSBI Tingkat Jawa Tengah
II
Albertus
9a
Olimpiade Mapel Bahasa Inggris RSBI Tingkat Jawa Tengah
II
Naoumi Resti
9a

MaDig_spenzA
VISI 
ESTABLISHING SMART SCHOOL ORGANISATION, RELIGIOUS, ENVIRONMENT ORIENTED AND COMPETITIVE IN GLOBAL ERA
TERWUJUDNYA ORGANISASI SEKOLAH YANG CERDAS, BERIMAN DAN KOMPETITIF DI TINGKAT GLOBAL
MISI
  • Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Melaksanakan peningkatan standar pendidikan bertaraf internasional.
  • Mengaplikasikan ICT (Information Communication Technology) untuk pembelajaran
  • Mencerdaskan olah pikir, olah rasa dan olah raga.
  • Meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
  • Meningkatkan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, rindang, asri dan bersih
MaDig_spenzA


SMP 1 KUDUS didirikan pada tanggal 1 Maret 1950 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   Republik Indonesia No : 2248 / B tahun 1950.  SMP 1 Kudus merupakan Sekolah tertua di jenjang SMP pada Kabupaten Kudus.  SMP 1 Kudus pada tahun 2004/2005   ditetapkan sebagai Sekolah Standar Nasional ( SSN ) menurut SK Direktur Pendidikan Lanjutan Pertama Dirjendiknas No : 1147 A / C3 / SK / 2004 tanggal 2 Juli 2004. Kemudia pada tahun 2007/2008 ditetapkan sebagai sekolah Rintisan Bertaraf Internasional bersama 100 sekolah di Indonesia menurut SK Direktur PSMP Dirjenmendikdasmen Depdiknas Nomor : 543/c3/KEP/2007.
Perubahan Nama Sekolah :
1.SMP NEGERI 1 KUDUS Tahun 1950 sampai dengan 1997
2.SLTP 1 KUDUS dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2004
3.SMP 1 KUDUS Sejak 10 Januari 2004 sampai sekarang
• Nama Sekolah  : SMP 1 Kudus
• No Statistik Sekolah  : 201031902001
• Type Sekolah  : B
• Alamat Sek  : Jl Sunan Muria 10 A  Kudus ,    Jateng
• No Telp  : ( 0291 ) 437929
• Status Sekolah  : Negeri
• Luas Lahan  : 5790 m
• Nama Sekolah  : H Oky Sudarto,S.Pd
• Pendidikan  : Sarjana
• Masa Kerja  : 29 tahun 7 bulan
Nama Kepala Sekolah Yang Menjabat di SMP 1 Kudus :
• Djum’at  : Tahun 1950 s.d tahun1950
• R Ismail Prodjowidjoyo  : Tahun 1952 s.d tahun 1963
• Go Tjoe Lok  : Tahun 1963 s.d tahun 1965
• R Soediarto  : Tahun 1966 s.d tahun 1971
• R Yunani Sutan Marah Laut   : Tgl 1 -1-1971 s.d 1-1-1973
• Saminto ,BA  : Tgl 1-1-1973 s.d 1-7-1983
• Ahmad Rifa’I  : Tgl 1-7-1983 s.d 1-5-1992
• UsmanB.Sc  : Tgl 1-5-1992 s.d 2-5-1994
• Warsito B.Sc  : Tgl 2-5-1994 s.d 2-6-1997
• Drs Noor Yasin ,MM  : Tgl 2-6-1997 s.d 12 – 1 – 2004
• Drs Achmad Junaedi,M.Pd  : Tgl 21 – 5 -2004 s.d 12-9-2007
• H Oky Sudarto ,S.Pd  : 30 -8-2007 sampai sekarang

         




Sumber : http://www.smp1kudus.com
MaDig_spenzA
My name is Fayyad Haizam. you can call me Izam. I was born on Semarang, 16 November 1997. I'm 13 years old now and attend school at SMP 1 KUDUS. My favourite subject is mathemathics and music.
My hobbies is Play a game and playing keyboard. I don't like if I not doing anything. But, sometimes I can lazy doing anything........